Ringkasan
Kesepakatan subjek–kata kerja adalah dasar prosa akademik yang jelas. Kata kerja harus sesuai dengan subjeknya dalam jumlah (tunggal/jamak) dan—terutama dengan to be—dalam orang. Kesalahan mengikis ketepatan dan kredibilitas, tapi seperangkat aturan logis dan tes cepat mencegah sebagian besar masalah.
Esensial: subjek tunggal memakai kata kerja tunggal; subjek jamak memakai kata kerja jamak; subjek yang digabung dengan and biasanya jamak; dengan or/nor setujui dengan kata benda terdekat (gunakan “aturan kedekatan”); dengan there is/are subjek sebenarnya mengikuti kata kerja. Abaikan “tetangga berisik” (frasa preposisi, klausa relatif) saat memilih jumlah kata kerja. Perlakukan kata benda kolektif berdasarkan makna (unit vs anggota) dan ikuti variasi Anda (AmE vs BrE) secara konsisten. Kata ganti tak tentu bervariasi: each/every = tunggal; many/few = jamak; all/none/some/most setujui berdasarkan makna.
Zonasi Sulit: persentase/ukuran, judul/istilah yang dikutip, jamak asing (criterion → criteria), kata yang tampak jamak tapi bukan (mathematics), subjek campuran either…or, dan kesepakatan dalam klausa relatif. Gunakan tes cepat (hapus, kata benda terdekat, unit-vs-anggota, makna kuantitas), standarisasi istilah kontroversial (data, statistics), dan akhiri dengan daftar periksa terarah.
Intinya: sesuaikan kata kerja dengan subjek sebenarnya, bukan kata benda terdekat; konsisten menurut dialek dan disiplin; dan tulis ulang untuk menghindari kasus tepi yang canggung. Kesepakatan membuat alasan Anda terbaca seketat riset Anda.
📖 Panjang Penuh (Klik untuk tutup)
Kesepakatan Subjek–Kata Kerja dalam Prosa Akademik dan Ilmiah: Panduan Lengkap
Kesalahan kesepakatan kecil di halaman tapi sangat jelas saat tinjauan sejawat. Panduan ini mengubah dasar-dasarnya menjadi aturan yang telah diuji di lapangan, diagnosis cepat, dan pola siap sunting yang dapat Anda terapkan pada manuskrip, tesis, dan proposal hibah.
1) Mengapa Kesepakatan Penting
Kesepakatan subjek-kata kerja adalah kontrak di pusat setiap klausa bahasa Inggris: bentuk kata kerja harus sesuai dengan jumlah subjek (tunggal vs jamak) dan—terutama dengan to be—orang-nya (pertama/kedua/ketiga). Ketika kontrak ini rusak, makna menjadi kabur dan kredibilitas menurun. Para peninjau mentolerir ilmu yang kompleks, bukan kesalahan tata bahasa dasar. Untungnya, kesepakatan mengikuti logika; aturan di bawah ini menangani hampir semua kasus yang ditemui dalam penulisan ilmiah.
2) Pola Inti (Mulai Di Sini)
- Subjek tunggal → kata kerja tunggal. Dave menulis makalah itu. / Saya sedang merevisi bab saya.
- Subjek jamak → kata kerja jamak. Mereka menulis makalah mereka bersama-sama. / Kami sedang melakukan penelitian kami minggu lalu.
- Subjek yang dihubungkan dengan and adalah jamak. Dave dan Mary menulis makalah itu.
- There is/are inversi: subjek mengikuti kata kerja: Ada sebuah tumpukan kertas… / Ada lima puluh kertas…
3) Or/Nor dan Aturan Kedekatan
Ketika alternatif membentuk subjek (either…or / neither…nor), setujui dengan kata benda yang paling dekat dengan kata kerja.
- Baik pengawas atau mahasiswa hadir.
- Baik peserta maupun PI tidak hadir.
Subjek dengan angka campuran sering terdengar canggung. Lebih baik menulis ulang untuk kejelasan jika memungkinkan:
4) Abaikan "Tetangga Berisik"
Kesepakatan adalah antara subjek sebenarnya dan kata kerja. Jangan biarkan frasa yang menyela mengubah jumlah.
- Set asumsi itu tidak realistis.
- Hasil yang didapat siswa meskipun ada keterlambatan telah diverifikasi.
5) Kata Benda Kolektif dan Nama Organisasi
Kata-kata seperti team, committee, faculty, cohort, data set bisa tunggal atau jamak berdasarkan makna dan dialek.
- Default AmE: perlakukan sebagai tunggal saat bertindak sebagai satu unit: The committee is meeting.
- Pilihan BrE: jamak untuk menekankan individu: The committee are divided.
6) Kata Ganti Tak Tentu dan Kuantifier
| Biasanya Tunggal | Biasanya Jamak | Setuju berdasarkan Makna |
|---|---|---|
| setiap, semua, salah satu, tidak satupun, siapa saja, semua orang, seseorang, tidak ada orang | sedikit, banyak, beberapa, kedua | semua, setiap, sebagian besar, tidak ada, beberapa, setengah, persentase/fraksi |
- Setiap variabel telah dipusatkan.
- Banyak dari peserta adalah komuter.
- Tidak ada bukti yang meyakinkan. / Tidak ada argumen yang meyakinkan.
Idioms tetap: Lebih dari satu → tunggal (has); a number of → jamak; the number of → tunggal.
7) Persentase, Pecahan, dan Ukuran
Setujui dengan kata benda setelah of—atau dengan bagaimana kuantitas tersebut dikonseptualisasikan.
- Enam puluh persen dari sample is laki-laki. (unit)
- Enam puluh persen dari participants are laki-laki. (individu)
- Dua liter is cukup. (jumlah tunggal)
- Dua liter were tumpah di lantai. (bagian terpisah)
8) Kata yang Tampak Jamak (atau Tunggal) tapi Tidak
- Tampak jamak tapi tunggal: mathematics, physics, economics, linguistics, news → Mathematics is menantang.
- Pluralia tantum (selalu jamak): scissors, trousers, premises, contents → The scissors are missing.
- Plural asing: bacterium → bacteria, criterion → criteria, phenomenon → phenomena. Sesuaikan dengan norma bidang Anda untuk data (jamak di banyak bidang STEM, tunggal massal di beberapa ilmu sosial)—tetapi konsisten.
- Judul/istilah yang dikutip: Perlakukan sebagai tunggal: “Findings and Perspectives” is bagian yang paling banyak dikutip.
9) Konstruk Khusus yang Menjebak Penulis
9.1 “Along with / as well as / in addition to”
Ini menambahkan modifier; mereka tidak membuat subjek menjadi jamak.
9.2 Apositif
Kata benda yang mengganti subjek tidak mengubah jumlahnya:
9.3 “Salah satu dari … yang …”
Kata kerja dalam klausa relatif sesuai dengan antecedent jamak:
9.4 Gerund dan Infinitif sebagai Subjek
- Mengukur variabilitas dasar adalah penting.
- Melakukan replikasi analisis memerlukan waktu.
9.5 Klausa “What”
Seringkali tunggal berdasarkan makna:
- Yang kita butuhkan adalah replikasi yang lebih baik.
- Yang tersisa adalah anomali yang belum terselesaikan.
10) Kesepakatan Dalam Klausa Relatif
Kata kerja dalam klausa who/that/which sesuai dengan antecedent, bukan dengan kata benda terdekat.
- Para peneliti yang menganalisis data…
- Peneliti yang menganalisis data…
11) Preferensi Disiplin dan Dialek (Pilih dan Tetap)
- Data & statistics: Tentukan perlakuan Anda (misalnya, “data are” vs “data is”) sesuai jurnal target atau panduan tesis; catat dalam lembar gaya Anda dan gunakan secara konsisten.
- AmE vs BrE collectives: Pilih satu pendekatan dan sesuaikan kata ganti untuk mencocokkan (its vs their).
12) Sebelum → Sesudah: Perbaikan Siap Edit
1) Kelompok pelamar besar. → Kelompok pelamar besar. [Subject = group] 2) Masing-masing variabel dipusatkan. → Masing-masing variabel dipusatkan. [Each = singular] 3) Data diproses dan outlier dihapus. → Data diproses dan outlier dihapus. [Make both plural, or adopt singular consistently per field] 4) Either the reviewers or the editor were mistaken. → Either the reviewers or the editor was mistaken. [Proximity rule → editor (singular)] 5) Sampel yang terkontaminasi dibuang. → Sampel yang terkontaminasi dibuang. [Verb agrees with samples inside the relative clause] 6) A number of limitations is acknowledged. → A number of limitations are acknowledged. [“A number of” = plural]
13) Tes Keputusan Cepat (Gunakan Saat Revisi)
- Tes penghilangan: Hapus modifikator dan frasa preposisional; setujui dengan subjek inti.
- Tes kata benda terdekat: Dengan or/nor, setujui dengan kata benda yang paling dekat dengan kata kerja (atau tulis ulang).
- Unit vs anggota: Untuk kolektif, pilih tunggal untuk keseluruhan unit, jamak untuk individu.
- Pengertian kuantitas: Untuk persentase/fraksi/ukuran, tentukan apakah yang dimaksud satu jumlah atau banyak item.
14) Alur Kerja Revisi Cepat
- Lingkari kata kerja utama. Tarik garis dari setiap kata kerja ke subjek sebenarnya; perbaiki ketidaksesuaian.
- Tandai kasus tepi. Tandai or/nor, kolektif, dan ekspresi kuantitas; terapkan tes di atas.
- Standarisasi istilah. Tambahkan keputusan (misalnya, data are) ke lembar gaya 1 halaman; terapkan di seluruh dokumen.
- Ulangi untuk menghindari kekakuan. Jika aturan kedekatan membuat kalimat terasa canggung, ubah susunan kalimatnya.
15) Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: “Lebih dari satu” terasa jamak—haruskah saya menggunakan kata kerja jamak?
A: Tidak. Itu adalah pemicu tunggal tetap: Lebih dari satu peneliti has mengangkat masalah ini.
Q: Apakah saya memperlakukan media sebagai jamak?
A: Dalam banyak register akademik, ya (the media are). Dalam beberapa disiplin dan prosa umum, massa tunggal muncul. Pilih dan konsisten.
Q: Bagaimana saya menghindari sakit kepala either…or dengan angka campuran?
A: Buat kata benda yang lebih dekat sesuai dengan kata kerja yang Anda maksud, atau susun ulang: Protokol—bukan instrumen—yang cacat.
16) Daftar Periksa Kesepakatan (Cetak Ini)
- [ ] Setiap kata kerja terbatas sesuai dengan subjek sebenarnya, bukan kata benda terdekat.
- [ ] Subjek And menggunakan kata kerja jamak; subjek or/nor mengikuti aturan kedekatan (atau ditulis ulang).
- [ ] Kata benda kolektif ditangani secara konsisten (unit vs anggota) dengan kata ganti yang sesuai (its/their).
- [ ] Kata ganti tak tentu benar (each/every = tunggal; many/few = jamak; kuantifier fleksibel berdasarkan makna).
- [ ] Persentase/fraksi/ukuran sesuai dengan makna atau kata benda of.
- [ ] Kata kerja klausa relatif sesuai dengan antecedentnya (who/that/which).
- [ ] Ada cocok dengan kata benda yang mengikuti kata kerja.
- [ ] Preferensi disiplin/dialek (misalnya, data) distandarisasi dalam lembar gaya.
17) Set Latihan (Coba Ini, Lalu Periksa)
- Daftar referensi adalah tidak lengkap.
- Baik angka maupun lampiran perlu revisi.
- Lebih dari satu peninjau memiliki meminta data mentah.
- Komite memiliki diajukan mereka laporan. (konteks AmE)
- Lima puluh persen dari sampel adalah divaksinasi.
- Jumlah kutipan adalah meningkat.
- Para peneliti yang analisis gambar akan menyajikan.
18) Pemikiran Akhir
Kesepakatan bukanlah kepedulian berlebihan; itu adalah ketepatan. Dalam konteks ilmiah—di mana klaim harus dapat direplikasi dan argumen tepat—memilih bentuk kata kerja yang benar adalah salah satu cara termudah untuk membuat alasan Anda terdengar seketat metode Anda. Cocokkan kata kerja dengan subjek sebenarnya, standarisasi istilah yang sensitif terhadap disiplin, dan susun ulang kalimat yang memaksa pembaca melakukan gimnastik angka. Lakukan itu, dan prosa Anda akan terdengar seprofesional penelitian Anda.
Perlu pemeriksaan terakhir untuk tata bahasa, paralelisme, dan konsistensi lembar gaya (AmE/BrE; “data are/is”)? Editor kami dapat meninjau sampel dan menerapkan kesepakatan yang konsisten dengan aturan di seluruh naskah Anda.