Ringkasan
Belajar menulis makalah penelitian kuantitatif bisa terasa luar biasa, terutama ketika Anda diharapkan mengikuti pedoman formal seperti gaya APA dan menyajikan data Anda dengan jelas dan meyakinkan. Contoh konkret membuat proses ini lebih mudah dipahami. Artikel ini membahas proyek contoh lengkap yang dibangun di sekitar studi kasus kecil dan lokal: perilaku pelanggan di “Pudgy’s Burgers,” sebuah restoran cepat saji bergaya keluarga di kota Quaintville. Dengan menggunakan contoh ini, artikel menjelaskan cara merancang pertanyaan penelitian dan hipotesis, mendefinisikan istilah kunci, dan membangun Pendahuluan yang jelas dan logis yang menghubungkan masalah lokal dengan karya ilmiah yang telah dipublikasikan.
Artikel ini kemudian menunjukkan cara membangun bagian Metode yang kuat dengan menjelaskan pengaturan penelitian, menjelaskan prosedur observasi, memperkenalkan alat pengumpulan data terstruktur (Customer Fact Sheet), dan menguraikan strategi pengambilan sampel serta metode analisis data. Artikel ini menunjukkan cara menulis bagian Hasil yang faktual dan fokus yang kembali ke pertanyaan penelitian dan melaporkan temuan mengejutkan, termasuk hasil yang tidak mendukung hipotesis asli. Bagian Diskusi menggambarkan cara menginterpretasikan temuan tersebut, menghubungkannya kembali ke literatur, mengakui keterbatasan, dan membuat rekomendasi yang bijaksana tanpa melebih-lebihkan apa yang dapat dibuktikan oleh data.
Sepanjang artikel, disorot tips menulis praktis: menggunakan subjudul yang jelas, menandai tabel dan gambar, memisahkan hasil dari interpretasi, dan menjaga konsistensi dengan gaya APA. Artikel ditutup dengan daftar referensi contoh dan daftar periksa singkat yang dapat digunakan peneliti saat menyusun makalah kuantitatif mereka sendiri. Dengan mengikuti panduan langkah demi langkah dan menyesuaikan kasus Pudgy’s Burger dengan topik mereka sendiri, pembaca dapat belajar tidak hanya apa yang harus dimasukkan dalam makalah kuantitatif, tetapi juga bagaimana mengorganisasikan ide mereka menjadi tulisan penelitian yang koheren dan persuasif.
📖 Versi Lengkap (Klik untuk tutup)
Contoh Makalah Penelitian Kuantitatif untuk Peneliti
Mengapa Contoh Membantu
Menulis makalah penelitian kuantitatif melibatkan lebih dari sekadar memasukkan angka ke dalam tabel dan menjelaskan artinya. Makalah yang kuat harus membimbing pembaca melalui cerita yang jelas: masalah apa yang Anda teliti, mengapa itu penting, bagaimana Anda mengumpulkan dan menganalisis data, apa yang Anda temukan, dan bagaimana temuan tersebut berkaitan dengan pengetahuan yang sudah ada. Bagi banyak peneliti baru, tantangannya tidak hanya melakukan penelitian, tetapi juga menulisnya dengan cara yang terstruktur, logis, dan meyakinkan.
Artikel ini menawarkan contoh rinci dari makalah penelitian kuantitatif yang dibangun di sekitar skenario dunia nyata yang sederhana: perilaku pelanggan di restoran lokal. Contoh ini mengikuti rekomendasi umum dari Publication Manual of the American Psychological Association (gaya APA), yang banyak digunakan dalam ilmu sosial dan perilaku. Fokusnya di sini adalah pada bagaimana makalah diorganisasikan dan bagaimana argumen berkembang langkah demi langkah, bukan pada statistik lanjutan. Namun, prinsip yang sama berlaku apakah proyek Anda melibatkan hitungan deskriptif, korelasi, atau model kompleks.
Kasus: Restoran “Keluarga” yang Sedang Diperdebatkan
Bayangkan sebuah kota kecil bernama Quaintville, terletak tidak jauh dari jalan raya utama dan hanya beberapa menit berkendara dari kampus universitas. Penduduk Quaintville sedang memperdebatkan apakah akan menutup Pudgy’s Burgers, satu-satunya waralaba makanan cepat saji di kota itu. Pelanggan setia berargumen bahwa Pudgy’s adalah satu-satunya tempat tersisa di mana keluarga pekerja dapat membeli makanan hangat dan membiarkan anak-anak mereka bermain di dalam ruangan selama musim dingin yang keras. Lawan berpendapat bahwa restoran itu adalah pemandangan yang mengganggu dan ancaman bagi kesehatan komunitas, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang sudah menghadapi penyakit terkait pola makan.
Sebuah surat kabar lokal, Quaintville Times, menerbitkan editorial bernuansa nostalgia yang menggambarkan Pudgy’s sebagai “satu-satunya restoran di Quaintville di mana keluarga pekerja masih bisa mendapatkan makanan yang layak dengan harga yang wajar, dan tempat yang nyaman untuk memakannya juga, terlindung dari angin musim dingin di mana anak-anak bisa berlari dan bermain.” Buletin komunitas dan tulisan opini menentang bahwa makanan cepat saji tinggi lemak berbahaya dan bahwa menggambarkan restoran sebagai tempat perlindungan keluarga mengabaikan dampak nutrisinya pada anak-anak.
Pada saat yang sama, penelitian terbaru tentang makanan cepat saji dan kesehatan keluarga menambah kompleksitas. Studi telah mengaitkan konsumsi sering makanan cepat saji tinggi lemak dan rendah nutrisi dengan obesitas dan penyakit kronis di antara keluarga berpenghasilan rendah dan anak-anak mereka. Penelitian lain menunjukkan bahwa ketika opsi menu yang lebih sehat ditawarkan, mereka tidak selalu dipilih, terutama di komunitas pedesaan dan kota kecil. Beberapa peneliti bahkan menemukan bahwa keluarga dengan anak-anak mungkin mewakili bagian pelanggan makanan cepat saji yang lebih kecil dari yang diperkirakan, dengan orang dewasa tunggal, pekerja shift, atau remaja menggunakan restoran tersebut sebagai ruang sosial informal.
Di tengah latar belakang ini, seorang mahasiswa peneliti memutuskan untuk menyelidiki bagaimana Pudgy’s sebenarnya berfungsi dalam kehidupan penduduk Quaintville. Apakah Pudgy’s benar-benar “restoran keluarga” dalam praktik, atau label itu lebih sentimental daripada faktual?
Menyusun Pendahuluan
Pendahuluan dari makalah kuantitatif harus bergerak dari konteks luas ke masalah penelitian spesifik, dan kemudian ke pertanyaan penelitian dan hipotesis yang jelas. Menggunakan kasus Pudgy’s, Pendahuluan yang terstruktur dengan baik mungkin mencakup komponen berikut:
1. Konteks dan Kontroversi Lokal
Pendahuluan dimulai dengan menggambarkan suasana di Quaintville. Penulis secara singkat mendeskripsikan kota tersebut, rencana penutupan Pudgy’s Burgers, dan opini publik yang bertentangan tentang nilai restoran tersebut. Kutipan dari media lokal memberikan bukti berwarna tentang betapa kuatnya perasaan beberapa penduduk terhadap isu ini.
2. Tautan ke Publikasi Akademik
Setelah menyajikan perdebatan lokal, Pendahuluan menghubungkannya dengan literatur penelitian yang lebih luas. Di sini penulis merangkum beberapa temuan kunci dari studi terbaru tentang topik seperti:
- Dampak restoran makanan cepat saji yang murah terhadap kesehatan keluarga berpenghasilan rendah dan anak-anak.
- Efektivitas (atau kurangnya) opsi menu makanan cepat saji “lebih sehat” dalam mengubah pilihan pelanggan.
- Polanya penggunaan makanan cepat saji menunjukkan bahwa keluarga mungkin bukan pelanggan utama, dengan orang dewasa tunggal dan remaja yang sering mendominasi.
Bagian ini tidak bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur lengkap, tetapi menunjukkan bahwa kasus lokal menimbulkan pertanyaan yang juga telah dieksplorasi dalam komunitas akademik yang lebih luas.
3. Mengidentifikasi Masalah Penelitian
Penulis kemudian menjelaskan apa yang belum diketahui atau apa yang tampak sangat menarik tentang kasus Pudgy’s. Misalnya, Pudgy’s menawarkan item makanan cepat saji tradisional dan beberapa pilihan yang lebih sehat. Ia memiliki area bermain dalam ruangan dan reputasi sebagai ruang ramah keluarga. Penduduk jangka panjang sangat membelanya sebagai penting bagi keluarga. Oleh karena itu, peneliti mungkin curiga bahwa Pudgy’s mungkin berbeda dari pola yang ditemukan dalam studi lain: mungkin keluarga benar-benar pelanggan utama di sini, atau mungkin area bermain menyebabkan penggunaan yang lebih berorientasi keluarga dibandingkan dengan outlet makanan cepat saji biasa.
4. Merumuskan Pertanyaan Penelitian
Untuk mengeksplorasi masalah ini secara sistematis, penulis menerjemahkan masalah umum menjadi pertanyaan penelitian yang jelas seperti:
- Apakah keluarga merupakan mayoritas pelanggan tetap Pudgy’s?
- Apakah restoran menawarkan makanan “layak” untuk keluarga dengan harga “wajar”, dibandingkan dengan pilihan lokal lainnya?
- Apakah keluarga cenderung tinggal dan berlama-lama di lingkungan restoran yang hangat dan nyaman?
- Apakah anak-anak benar-benar menggunakan area bermain dalam ruangan yang disediakan oleh restoran, dan dalam kondisi apa?
5. Mengembangkan Hipotesis
Selanjutnya, penulis menyatakan satu atau lebih hipotesis—prediksi yang dapat diuji dengan data. Contohnya:
- H1: Keluarga merupakan mayoritas pelanggan Pudgy’s.
- H2: Keluarga yang sering mengunjungi Pudgy’s memanfaatkan area bermain dalam ruangan.
- H3: Ketersediaan item menu yang lebih sehat berasosiasi positif dengan pengeluaran keseluruhan keluarga dan waktu yang dihabiskan di restoran.
Penting untuk dicatat bahwa hipotesis dapat dikonfirmasi atau disangkal oleh hasil; kedua hasil tersebut berguna. Dalam contoh Pudgy’s, hipotesis utama—H1—akhirnya akan terbukti salah, yang memberikan kesempatan bagus untuk menunjukkan bagaimana makalah kuantitatif yang baik melaporkan temuan tak terduga dengan jujur.
6. Mendefinisikan Istilah Kunci
Sebelum meninggalkan Pendahuluan, penulis menjelaskan bagaimana istilah kunci akan digunakan dalam studi. Misalnya:
- Keluarga: peneliti mungkin mendefinisikan keluarga sebagai setidaknya satu orang dewasa yang ditemani oleh setidaknya satu anak yang tampak berusia di bawah 18 tahun, atau menggunakan definisi yang lebih inklusif yang mengakui struktur keluarga non-tradisional.
- Makanan layak: kombinasi item yang mencakup hidangan utama dan lauk atau minuman, menyediakan cukup makanan untuk satu kali makan penuh.
- Harga wajar: harga yang sebanding atau lebih rendah dari makanan serupa di restoran lokal lain, disesuaikan dengan ukuran porsi.
- Suasana nyaman: sebuah pengaturan di mana pelanggan memiliki ruang duduk yang cukup, tingkat kebisingan yang wajar, dan lingkungan dalam ruangan yang hangat selama bulan-bulan musim dingin.
7. Pratinjau Desain Penelitian
Akhirnya, Pendahuluan diakhiri dengan gambaran singkat tentang pendekatan penelitian. Misalnya, penulis mungkin menulis:
“Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, saya melakukan observasi non-partisipan terhadap pelanggan Pudgy’s selama periode dua bulan di musim dingin, merekam informasi rinci tentang setiap kelompok pengunjung menggunakan Customer Fact Sheet yang terstruktur. Dataset observasional ini memungkinkan saya untuk menggambarkan klien, memeriksa pola perilaku, dan menguji apakah keluarga benar-benar pengguna utama restoran.”
Ini mempersiapkan transisi yang mulus ke bagian Metode, di mana prosedur dijelaskan secara rinci.
Metode
Bagian Metode dari makalah kuantitatif menjelaskan dengan tepat bagaimana studi dilakukan sehingga orang lain, secara prinsip, dapat mereplikasi pekerjaan tersebut. Kejelasan dan transparansi sangat penting. Dalam studi Pudgy’s, bagian Metode mungkin menggunakan subjudul seperti Setting dan Kerangka Waktu, Peserta dan Pengambilan Sampel, Instrumen, Prosedur, dan Analisis Data.
Setting dan Kerangka Waktu
Penulis pertama-tama menggambarkan setting penelitian dan periode waktu. Contohnya:
“Semua observasi dilakukan di Pudgy’s Burgers, sebuah restoran cepat saji waralaba yang terletak di jalan utama Quaintville. Data dikumpulkan pada Januari dan Februari 2018, periode cuaca yang sangat dingin ketika ruang makan dalam ruangan sangat diminati. Sesi observasi berlangsung sekitar empat jam setiap kali, dan saya berusaha mencakup semua jam buka dalam seminggu setidaknya dua kali. Keterbatasan mata kuliah menyebabkan sore hari Selasa dan Kamis kurang terwakili; untuk mengimbanginya, seorang teman sekelas yang terlatih mengamati pada dua sore hari Selasa sehingga setiap jam buka diamati setidaknya pada dua hari terpisah.”
Paragraf ini memberi tahu pembaca tentang konteks dan mengakui cakupan yang tidak merata, yang nantinya akan relevan saat membahas keterbatasan.
Peserta dan Pengambilan Sampel
Karena studi ini melibatkan observasi naturalistik daripada merekrut relawan, “peserta” hanyalah pelanggan yang mengunjungi Pudgy’s selama jam observasi. Peneliti menjelaskan bahwa setiap individu, pasangan, atau kelompok yang membeli makanan atau minuman selama sesi observasi dimasukkan. Untuk memberikan gambaran skala, penulis melaporkan bahwa 600 kelompok pelanggan terpisah didokumentasikan selama 59 hari, dengan rata-rata sedikit lebih dari 10 kelompok per hari.
Instrumen: Customer Fact Sheet
Untuk mengumpulkan data yang konsisten dan terukur, peneliti merancang alat observasi terstruktur yang disebut Customer Fact Sheet. Instrumen ini memastikan bahwa informasi kunci yang sama dicatat untuk setiap kelompok pengunjung. Bagian Metode menjelaskan lembar fakta ini secara naratif dan merujuk pada tata letak lengkapnya dalam lampiran.
Lembar tersebut mungkin mencakup bidang untuk:
- Tanggal dan waktu kunjungan.
- Kondisi cuaca (misalnya, salju lebat, cerah dan dingin).
- Jenis pesanan (makan di tempat vs. bawa pulang).
- Jumlah orang dalam kelompok dan kategori usia perkiraan (anak-anak, remaja, dewasa, lansia).
- Komposisi kelompok (orang dewasa tunggal, keluarga dengan anak-anak, kelompok remaja, dll.).
- Item yang dibeli dan apakah ada yang diberi label “sehat” di menu.
- Perkiraan total pengeluaran dan anggota kelompok yang membayar.
- Penggunaan area bermain dalam ruangan oleh anak-anak dan interaksi dengan pelanggan lain.
- Waktu kedatangan dan keberangkatan, memungkinkan perhitungan lama tinggal.
Dengan menangkap detail ini dalam bentuk terstruktur, peneliti dapat menghitung, membandingkan, dan menganalisis pola di banyak kunjungan.
Prosedur
Subbagian Prosedur menjelaskan dengan tepat apa yang dilakukan peneliti selama setiap sesi observasi. Dalam contoh Pudgy’s, penulis menempatkan diri di meja staf di sudut yang remang-remang dengan izin manajer restoran. Dari titik pengamatan ini, mereka dapat mengamati konter layanan, area makan, sudut bermain anak-anak, dan jalur drive-through tanpa mencolok.
Selama setiap sesi, peneliti mengisi satu Lembar Fakta Pelanggan untuk setiap kelompok baru yang memesan makanan atau minuman. Ketika seorang teman sekelas membantu, orang tersebut dilatih menggunakan kategori observasi dan format lembar fakta yang sama. Konsistensi ini meningkatkan keandalan data dan mengurangi risiko bahwa pengamat yang berbeda akan menafsirkan perilaku pelanggan dengan cara yang sangat berbeda.
Bagian Metode juga dapat menyebutkan informasi tambahan yang digunakan, seperti akses ke ringkasan struk yang dianonimkan yang disediakan oleh manajer, atau percakapan informal singkat dengan staf pelayanan untuk memperjelas hubungan keluarga atau apakah item menu tertentu tidak dimakan.
Analisis Data
Selanjutnya, penulis menjelaskan bagaimana lembar fakta yang telah selesai diubah menjadi data yang dapat dianalisis. Contohnya:
- Kelompok pelanggan dikategorikan menjadi tipe: keluarga dengan anak-anak, orang dewasa tunggal, pasangan, kelompok remaja, dan lainnya.
- Jumlah dan persentase dihitung untuk setiap kategori di semua hari, dan secara terpisah untuk setiap hari dalam minggu.
- Pengeluaran rata-rata dan lama tinggal rata-rata dihitung untuk setiap tipe pelanggan.
- Proporsi kelompok yang membeli setidaknya satu item menu “sehat” dihitung berdasarkan tipe pelanggan.
- Tabulasi silang sederhana mengeksplorasi hubungan antara variabel (misalnya, tipe pelanggan dan penggunaan area bermain).
Untuk proyek yang lebih maju, penulis mungkin juga menyebutkan uji statistik (seperti uji chi-square untuk asosiasi antara variabel kategorikal), tetapi bahkan statistik deskriptif dasar dapat menjawab banyak pertanyaan praktis jika dilaporkan dengan cermat.
Pertimbangan Etis dan Keterbatasan
Meskipun studi mengamati perilaku di ruang publik atau semi-publik, refleksi etis tetap penting. Peneliti memperoleh izin dari manajer, menghindari merekam detail yang mengidentifikasi, dan memastikan tidak ada pelanggan individu yang disebutkan namanya. Keterbatasan seperti cakupan pengamatan yang tidak merata, ketergantungan pada perkiraan usia, dan potensi bias pengamat diakui dalam bagian Metode atau kemudian dalam Diskusi.
Hasil
Bagian Hasil menyajikan apa yang sebenarnya diungkapkan analisis, tanpa interpretasi atau spekulasi. Bagian ini kembali ke pertanyaan penelitian dan hipotesis serta menggunakan prosa yang jelas bersama dengan referensi ke tabel dan gambar.
Melaporkan Temuan Utama
Dalam contoh Pudgy’s, pertanyaan penelitian pertama menanyakan apakah keluarga merupakan mayoritas pelanggan restoran. Temuannya mengejutkan:
"Di antara 600 kelompok pelanggan yang didokumentasikan, kelompok keluarga (didefinisikan sebagai setidaknya satu orang dewasa dan satu anak) hanya menyumbang sedikit lebih dari 25% kunjungan (152 kelompok). Individu yang makan sendirian adalah pelanggan paling umum, mewakili sekitar setengah dari semua kunjungan, sementara kelompok remaja membentuk kategori terbesar kedua pada beberapa malam hari kerja. Keluarga mendekati 50% kunjungan hanya pada hari Minggu, ketika mereka rata-rata 48% dari pelanggan selama delapan hari pengamatan."
Hasil ini jelas bertentangan dengan hipotesis asli bahwa keluarga adalah pelanggan utama. Peneliti kemudian menggambarkan pola lain yang relevan dengan pertanyaan yang tersisa:
- Rata-rata pengeluaran per kelompok keluarga dibandingkan dengan orang dewasa tunggal dan remaja.
- Frekuensi pembelian item menu sehat oleh setiap jenis pelanggan.
- Rata-rata waktu yang dihabiskan di restoran, dengan keluarga yang tinggal lebih lama daripada pelanggan bawa pulang tetapi tidak selalu lebih lama daripada kelompok remaja.
- Pengamatan penggunaan area bermain, termasuk kejadian di mana penggunaannya terhambat oleh pelanggan yang lebih tua yang menempati ruang tersebut.
Temuan ini dapat didukung oleh gambar (seperti diagram batang yang menunjukkan distribusi jenis pelanggan) dan tabel (merangkum rata-rata dan persentase). Teks harus membimbing pembaca melalui tren utama sambil meninggalkan angka rinci dalam visual.
Tetap Fokus dan Faktual
Dalam bagian Hasil yang ditulis dengan baik, penulis menghindari beralih ke interpretasi atau komentar emosional. Frasa seperti "mengejutkan" mungkin digunakan secara hemat, tetapi penekanan tetap pada apa yang ditunjukkan data. Interpretasi tentang apa arti temuan tersebut bagi kota, keluarga, atau kebijakan kesehatan termasuk dalam Diskusi.
Diskusi
Bagian Diskusi menjawab pertanyaan "Jadi, apa artinya?". Bagian ini menginterpretasikan hasil, menghubungkannya dengan hipotesis asli dan literatur, serta mempertimbangkan implikasi dan keterbatasannya.
Meninjau Kembali Hipotesis dan Pertanyaan
Penulis memulai dengan merangkum secara singkat hasil utama terkait hipotesis. Misalnya, data jelas tidak mendukung hipotesis bahwa keluarga adalah mayoritas pelanggan Pudgy’s. Sebaliknya, individu dan remaja yang mendominasi. Temuan ini menantang klaim editorial lokal bahwa Pudgy’s terutama merupakan tempat perlindungan keluarga.
Namun, Diskusi juga mencatat bahwa keluarga masih mewakili minoritas pelanggan yang cukup besar dan mereka sangat terlihat pada hari Minggu. Diskusi juga mengamati bahwa ayah tunggal dengan anak-anak sering muncul di antara kelompok keluarga, menunjukkan bahwa Pudgy’s mungkin memiliki peran penting bagi subset penduduk tertentu ini.
Menghubungkan dengan Literatur
Penulis kemudian mengaitkan temuan ini dengan studi sebelumnya. Misalnya, rendahnya penerimaan opsi menu yang lebih sehat di Pudgy’s sesuai dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa hanya menambahkan item “sehat” tidak menjamin mereka akan dipilih. Pengamatan bahwa remaja sering menempati area bermain dan terkadang menghalangi anak-anak yang lebih muda untuk menggunakannya juga sejalan dengan penelitian tentang perilaku sosial di ruang publik bersama.
Menjelajahi Kompleksitas
Daripada membuat penilaian menyeluruh, Diskusi yang bijaksana mengakui nuansa. Penulis mungkin berargumen bahwa klaim surat kabar tentang Pudgy’s sebagai “satu-satunya tempat” untuk makan keluarga yang layak dan terjangkau dilebih-lebihkan, terutama karena restoran lokal lain menawarkan pilihan yang sebanding atau sedikit lebih sehat dengan harga serupa. Pada saat yang sama, akan sama sederhananya untuk menyatakan Pudgy’s tidak berguna atau sepenuhnya berbahaya. Studi ini mengungkapkan bahwa:
- Orang dewasa tunggal, termasuk pekerja shift, menggunakan Pudgy’s sebagai tempat makan, menghangatkan diri, dan sesekali bersosialisasi.
- Remaja menganggap restoran ini sebagai tempat berkumpul yang nyaman dan informal untuk menghindari dingin.
- Keluarga, meskipun tidak dominan secara jumlah, memang mengandalkan restoran ini pada waktu-waktu tertentu (seperti sore hari Minggu), dan beberapa tampak menghargai kesempatan untuk membiarkan anak-anak bermain sementara orang dewasa berbicara.
Wawasan ini menunjukkan bahwa Pudgy’s memainkan beberapa peran sosial yang melampaui label sederhana sebagai “restoran keluarga” atau “tempat makanan cepat saji yang tidak sehat.”
Keterbatasan dan Rekomendasi
Diskusi juga membahas keterbatasan. Misalnya, data hanya mencakup dua bulan musim dingin, sehingga pola pelanggan di musim yang lebih hangat mungkin berbeda. Beberapa periode pengamatan kurang terwakili karena keterbatasan jadwal. Perkiraan usia dan hubungan keluarga terkadang diduga daripada dikonfirmasi. Faktor-faktor ini harus membatasi seberapa yakin temuan dapat digeneralisasi.
Meskipun ada keterbatasan ini, penulis mungkin mengusulkan rekomendasi praktis, seperti:
- Meningkatkan visibilitas dan keterjangkauan item menu yang lebih sehat, sehingga lebih menarik bagi keluarga tanpa meningkatkan biaya secara drastis.
- Menetapkan pedoman yang lebih jelas untuk memastikan bahwa remaja tidak memonopoli area bermain anak-anak, sehingga membuatnya lebih aman dan lebih ramah bagi pelanggan yang lebih muda.
- Mempertimbangkan promosi yang ditargetkan atau “waktu keluarga” khusus untuk melayani pelanggan keluarga yang memang menggunakan restoran tersebut dengan lebih baik.
Jika masa depan Pudgy’s masih belum diputuskan, rekomendasi berbasis bukti seperti itu dapat memberikan kontribusi yang berarti pada diskusi lokal.
Mengakhiri Diskusi
Diskusi diakhiri dengan kesimpulan singkat yang menegaskan kembali pesan utama: data menantang cerita sederhana bahwa Pudgy’s adalah “restoran” keluarga di Quaintville, tetapi juga mengungkapkan bahwa tempat tersebut melayani pelanggan yang beragam dan memiliki nilai sosial yang lebih kompleks daripada yang mungkin diasumsikan oleh para kritikus. Kesimpulan juga dapat menyarankan arah penelitian masa depan, seperti membandingkan Pudgy’s dengan restoran lokal lain, mensurvei pelanggan tentang persepsi mereka, atau melakukan pengamatan serupa di kota lain.
Referensi
Dalam makalah kuantitatif yang sebenarnya, semua sumber yang dikutip dalam teks harus dimasukkan dalam daftar referensi yang diformat sesuai dengan panduan gaya yang relevan. Untuk gaya APA, ini berarti mencantumkan nama penulis, tanggal publikasi, judul, dan detail publikasi dalam format yang konsisten dan spesifik.
Di bawah ini adalah contoh daftar referensi yang diadaptasi dari kasus Pudgy’s. Dalam cetakan atau PDF, judul buku dan nama jurnal akan dicetak miring.
Chapton, D. (2017, 29 September). Apakah Quaintville akan kehilangan restoran keluarga favoritnya? Quaintville Times, hlm. A1, A3.
Tempat makan lokal melihat hari-hari terakhirnya. (2017, Musim Gugur). Quaintville Community Newsletter, hlm. 1–2.
Shemble, M. (2017). Apakah ada yang benar-benar makan makanan cepat saji sehat di kota pedesaan? Country Food & Families, 14, 12–23.
Shunts, P. (2013). Biaya sebenarnya dari makanan cepat saji berlemak tinggi untuk keluarga berpenghasilan rendah. Journal of Family Health & Diet, 37, 3–19.
Parkson, L. (2016). Pola makan keluarga, makanan cepat saji dan pilihan tidak sehat. Dalam S. Smith & J. Jones (Ed.), Modern diets and family health (hlm. 277–294). Philadelphia, PA: The Family Press.
Whinner, N. (2015). Keluarga sehat membutuhkan waktu: Dampak makanan cepat saji berlemak pada kesehatan anak. Journal of Family Health & Diet, 39, 31–43.
Daftar Periksa Praktis untuk Makalah Kuantitatif Anda Sendiri
Setelah memeriksa struktur, logika, dan gaya penulisan makalah penelitian kuantitatif melalui contoh Quaintville, berguna untuk mengakhiri dengan daftar periksa praktis langkah demi langkah. Daftar periksa ini dapat membimbing Anda saat merencanakan, menulis, dan merevisi proyek penelitian Anda sendiri, terlepas dari topik, disiplin, atau metodologi Anda. Anggaplah ini sebagai peta jalan yang membantu Anda menjaga kejelasan, koherensi, dan ketelitian dari ide pertama hingga draf akhir.
1. Sebelum Anda Mulai: Klarifikasi Dasar-dasarnya
- Identifikasi masalah penelitian yang nyata dan relevan. Masalah, fenomena, atau perdebatan apa yang memotivasi studi Anda?
- Tinjau literatur yang ada. Ringkas apa yang sudah diketahui dan di mana terdapat ketidakkonsistenan atau kekurangan.
- Rumuskan pertanyaan penelitian yang spesifik. Pertanyaan ini harus dapat dijawab menggunakan data empiris.
- Kembangkan hipotesis yang jelas dan dapat diuji. Setiap hipotesis harus mengalir secara logis dari tinjauan pustaka Anda.
- Tentukan istilah dan variabel kunci. Hindari ambiguitas—definisi operasional sangat penting dalam pekerjaan kuantitatif.
2. Menulis Pendahuluan yang Efektif
- Mulailah dengan konteks. Tunjukkan mengapa masalah ini penting, baik secara lokal maupun akademis.
- Masukkan teori dan studi sebelumnya yang relevan. Tunjukkan pemahaman terhadap bidang tersebut.
- Bangun jembatan logis ke studi Anda sendiri. Jelaskan bagaimana pekerjaan Anda memperluas, menantang, atau menyempurnakan bukti yang ada.
- Akhiri dengan pertanyaan penelitian dan hipotesis Anda. Buatlah ini eksplisit—kejelasan pada tahap ini mencegah kebingungan di kemudian hari.
3. Merencanakan dan Melaporkan Bagian Metode
Bagian Metode harus cukup rinci sehingga peneliti lain dapat mereplikasi pekerjaan Anda. Gunakan subjudul untuk mengaturnya dengan jelas.
- Peserta dan Pengambilan Sampel: Siapa atau apa yang dipelajari? Bagaimana peserta dipilih?
- Setting: Di mana dan dalam kondisi apa pengumpulan data dilakukan?
- Instrumen dan Bahan: Deskripsikan kuesioner, lembar observasi, tes, atau alat teknologi yang digunakan.
- Prosedur: Jelaskan langkah demi langkah apa yang Anda lakukan, termasuk kerangka waktu, protokol, dan kontrol.
- Pertimbangan Etis: Catat izin, persetujuan, kerahasiaan, dan strategi untuk meminimalkan bias.
- Strategi Analitik: Jelaskan statistik atau teknik kuantitatif yang digunakan untuk menginterpretasi data.
4. Menyusun Bagian Hasil yang Jelas
- Kembali ke pertanyaan penelitian Anda. Susun hasil Anda dengan fokus menjawab pertanyaan tersebut secara langsung.
- Laporkan temuan secara faktual. Simpan interpretasi untuk bagian Diskusi.
- Gunakan tabel dan gambar dengan bijak. Sajikan data secara visual ketika hal itu meningkatkan kejelasan.
- Laporkan semua hasil yang relevan. Sertakan temuan yang bertentangan dengan harapan Anda.
- Berikan detail numerik. Gunakan persentase, rata-rata, rentang, dan jumlah sesuai kebutuhan.
-
Jadilah selektif. Soroti pola yang paling penting untuk:
- mengujikan hipotesis Anda
- menjawab pertanyaan penelitian Anda
- menyiapkan diskusi Anda
5. Membangun Bagian Diskusi yang Mendalam
- Mulailah dengan mengulangi temuan utama Anda. Ringkas secara singkat apa yang ditunjukkan data.
- Diskusikan apakah hipotesis Anda didukung. Bersikap jujur dan seimbang.
- Interpretasikan makna temuan Anda. Jelaskan mengapa hasil terjadi dan bagaimana kaitannya dengan penelitian yang ada.
- Bahas kompleksitas dan hasil yang tidak terduga. Data kuantitatif sering mengungkap pola yang bernuansa.
- Pertimbangkan implikasi dunia nyata. Siapa yang terpengaruh oleh hasil, dan bagaimana?
- Akui keterbatasan. Bahas sumber bias, kelemahan pengambilan sampel, atau keterbatasan metodologis.
- Sarankan arah penelitian masa depan. Tunjukkan langkah selanjutnya yang dapat memperkaya atau menyempurnakan bidang ini.
- Akhiri dengan pernyataan penutup yang kuat. Ringkas signifikansi studi dalam satu atau dua kalimat.
6. Menyelesaikan Makalah Anda
- Pastikan kepatuhan pada APA atau panduan gaya yang diperlukan. Format kutipan, referensi, judul, dan tabel dengan tepat.
- Periksa alur dan koherensi. Pastikan setiap bagian berkembang secara alami dari bagian sebelumnya.
- Verifikasi semua angka, persentase, dan data. Pekerjaan kuantitatif bergantung pada ketepatan.
- Konfirmasi perbedaan antara hasil dan interpretasi. Hindari mencampur bagian-bagian ini.
- Proofread thoroughly. Kejelasan dan ketepatan langsung memengaruhi kredibilitas.
7. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Writing hypotheses that cannot be tested quantitatively. Setiap hipotesis harus dapat diukur.
- Collecting excessive but irrelevant data. Fokus pada informasi yang menjawab pertanyaan penelitian Anda.
- Reporting raw data without synthesis. Ringkasan, tren, dan pola adalah yang dibutuhkan pembaca.
- Over-interpreting weak results or small samples. Bersikap realistis tentang apa yang dapat didukung data Anda.
- Ignoring contradictory findings. Ini sering kali yang paling menarik dan penting.
- Using inconsistent definitions or categories. Ketepatan sangat penting untuk pekerjaan kuantitatif.
8. Template Cepat untuk Menyusun Makalah Anda
Jika Anda membutuhkan model cepat untuk diikuti, gunakan template yang disederhanakan ini:
- Title – Jelas, spesifik, dan informatif.
- Abstract – Satu paragraf yang merangkum latar belakang, metode, hasil, dan implikasi.
- Introduction – Konteks → literatur → celah penelitian → pertanyaan → hipotesis → definisi.
- Method – Partisipan → setting → instrumen → prosedur → analitik → etika.
- Results – Temuan diorganisir berdasarkan pertanyaan penelitian; tabel dan gambar sesuai kebutuhan.
- Discussion – Interpretasi → perbandingan dengan penelitian sebelumnya → implikasi → keterbatasan → pekerjaan masa depan.
- References – Lengkap, akurat, konsisten.
- Appendices – Instrumen, lembar fakta, tabel diperluas, atau ringkasan data mentah.
Pemikiran Akhir
Menulis makalah penelitian kuantitatif adalah latihan dalam kejelasan, logika, dan ketepatan. Kasus Quaintville menunjukkan bahwa bahkan studi observasional kecil menjadi kuat ketika makalah disusun dengan baik: pengantar membingkai masalah nyata, metode mendokumentasikan setiap langkah, hasil melaporkan bukti tanpa distorsi, dan diskusi menginterpretasikan temuan dengan kejujuran dan wawasan. Apakah proyek Anda kecil atau kompleks, mengikuti daftar periksa sistematis seperti yang di atas akan membantu Anda menghasilkan karya yang tidak hanya secara akademis kuat tetapi juga jelas, meyakinkan, dan berharga bagi peneliti masa depan.