Ringkasan
Detail kecil dalam cara Anda menulis angka – bentuk jamak, tanda hubung, koma, spasi, dan singkatan – dapat berdampak besar pada kejelasan dan profesionalisme bahasa Inggris akademik dan ilmiah. Membuat bentuk jamak angka yang ditulis tidak biasanya memerlukan apostrof; satuan seperti “cm” dan “kg” tidak diberi tanda jamak; dan angka majemuk yang ditulis sebagai kata biasanya diberi tanda hubung. Angka besar harus dikelompokkan secara konsisten (dengan koma atau spasi, tergantung konvensi gaya yang digunakan), dan pecahan, ordinal, serta rentang tanggal semuanya memiliki format yang disukai dalam penulisan formal.
Artikel ini menjelaskan aturan dan konvensi utama untuk bentuk jamak dan tanda baca angka dalam bahasa Inggris ilmiah. Artikel ini mencakup bentuk jamak kata angka, “dozen/hundred/thousand” dan kata benda terkait, satuan pengukuran yang disingkat, angka majemuk dan pecahan, pengelompokan digit dalam angka besar dan desimal, serta perlakuan yang benar terhadap dekade, tahun, dan rentang halaman. Contoh praktis dan tips penyuntingan menunjukkan cara menghindari kesalahan umum seperti apostrof yang salah tempat (“1990’s”), pengelompokan digit yang tidak konsisten (“1500” vs. “1,500”), atau spasi yang salah di sekitar satuan dan simbol.
Dengan menerapkan pedoman ini secara konsisten – dan dengan memeriksa instruksi gaya jurnal atau universitas dengan cermat – Anda dapat memastikan bahwa informasi numerik dalam tesis, artikel, atau laporan Anda mudah dibaca dan sesuai dengan standar akademik profesional.
📖 Artikel Lengkap (Klik untuk tutup)
Bentuk Jamak dan Tanda Baca Angka dalam Bahasa Inggris Akademik & Ilmiah
1. Mengapa Format Angka Penting
Angka muncul di mana-mana dalam penulisan akademik dan ilmiah: dalam tabel, gambar, persamaan, pengukuran, tanggal, statistik, dan prosa sehari-hari. Karena sangat umum, bahkan ketidakkonsistenan kecil pun bisa terlihat mengganggu atau menyesatkan. Apostrof yang salah tempat, koma yang tidak dijelaskan, atau spasi yang salah dapat mengalihkan perhatian penguji dan peninjau atau, lebih buruk lagi, menimbulkan ambiguitas dalam hasil dan perhitungan Anda.
Untungnya, sebagian besar konvensi cukup sederhana setelah Anda memahami prinsip dasarnya. Artikel ini berfokus pada dua aspek utama:
- bentuk jamak angka dan kata kuantitas, dan
- tanda baca dan spasi di sekitar angka dan satuan.
Tujuannya adalah membantu Anda menerapkan format yang konsisten dan profesional dalam tesis, disertasi, artikel jurnal, dan laporan teknis – serta memberikan bahasa yang diperlukan untuk menafsirkan pedoman jurnal atau universitas ketika pedoman tersebut singkat atau tidak lengkap.
2. Bentuk Jamak Angka yang Ditulis sebagai Kata
Ketika angka ditulis sebagai kata dan digunakan sebagai kata benda (misalnya, saat Anda merujuk pada angka itu sendiri atau pada dekade), mereka menggunakan bentuk jamak sama seperti kata benda bahasa Inggris lainnya. Apostrof tidak digunakan untuk membentuk jamak ini.
2.1 Kata angka dasar
Bandingkan:
- Benar: Para siswa semua berada di sixes dan sevens.
- Salah: Para siswa semua berada di six’s dan seven’s.
Di sini, sixes dan sevens adalah bentuk jamak sederhana yang dibentuk dengan menambahkan -es pada kata angka. Tidak diperlukan atau tepat menggunakan apostrof.
2.2 Dekade dan bentuk serupa
Prinsip yang sama berlaku saat merujuk pada dekade:
- Benar: Dia mengkhususkan diri dalam sastra dari tahun 1960s dan 1970s.
- Salah: Dia mengkhususkan diri dalam sastra dari tahun 1960’s dan 1970’s.
Dalam penulisan formal, bentuk jamak dari dekade biasanya dibentuk dengan menambahkan s pada tahun (1960s, 1990s). Tanda apostrof (1960’s) lebih umum dalam gaya lama, tetapi sekarang sering dianggap salah atau ketinggalan zaman dalam konteks akademik.
3. “Dozen”, “Hundred”, “Thousand” dan Jumlah Lebih Besar
Kata-kata jumlah tertentu berperilaku sedikit berbeda. Kata-kata seperti dozen, hundred, thousand, million, billion dan trillion biasanya tetap dalam bentuk tunggal ketika langsung didahului oleh angka tertentu:
- empat ribu peserta
- delapan juta catatan
- tiga ratus sampel
Namun, ketika jumlahnya tidak pasti, kata-kata ini biasanya menggunakan bentuk jamak:
- puluhan gunung es terlihat dari pantai
- ratusan burung bermigrasi melalui daerah tersebut
- juta orang mengandalkan teknologi ini
Ingat:
- ungkapan numerik pasti → tidak ada “s” jamak (empat ribu, tujuh juta);
- ungkapan kuantitas tak tentu → “s” jamak (ratusan, ribuan, jutaan).
4. Ukuran Singkat dan Satuan Pengukuran
Penulisan ilmiah dan teknis sering menggunakan satuan pengukuran singkatan (cm, kg, mL, °C, dll.). Singkatan ini mengikuti aturan yang berbeda dari kata benda biasa.
4.1 Tidak ada “s” jamak pada singkatan
Ketika satuan ditulis dalam bentuk singkatan dan digunakan bersama angka, mereka tidak berubah bentuk untuk jamak:
- Benar: 44 cm, 12 kg, 20 °C
- Salah: 44 cms, 12 kgs, 20 °Cs
Dalam kata-kata, Anda akan menulis “44 sentimeter”, “12 kilogram” dan “20 derajat Celsius,” tetapi dalam bentuk singkatan satuan tetap sama terlepas dari angkanya.
4.2 Spasi antara angka dan satuan
Dalam sebagian besar gaya ilmiah, ada spasi antara angka dan singkatan satuan:
- 44 cm
- 12 kg
- 5 mL
- 20 °C
Ini juga berlaku untuk satuan SI secara umum. Spasi adalah bagian dari tata letak formal dan meningkatkan keterbacaan, terutama dalam tabel dan gambar. Pengecualian dibuat ketika angka adalah bagian dari kode atau label daripada pengukuran; kita akan kembali ke ini di bawah.
4.3 Ketika angka muncul dengan huruf lain
Ketika angka dikaitkan dengan label alfabet atau kode daripada satuan ukuran, biasanya tidak ada spasi antara angka dan huruf:
- Pertanyaan 2a
- Gambar 3b
- pp. 33ff
Di sini, angka dan huruf membentuk satu label, bukan ekspresi pengukuran.
5. Angka Majemuk dan Pecahan yang Ditulis sebagai Kata
Angka majemuk (dua puluh satu, delapan puluh tujuh, seratus tiga puluh empat) dan ekspresi pecahan juga memiliki konvensi format standar dalam bahasa Inggris formal.
5.1 Penggunaan tanda hubung pada angka majemuk
Saat menulis angka majemuk sebagai kata, gunakan tanda hubung pada elemen dari dua puluh satu sampai sembilan puluh sembilan ketika mereka berfungsi sebagai satu kesatuan:
- dua puluh empat peserta menyelesaikan survei
- persentil ketujuh puluh sembilan
- pasien berusia tiga puluh tiga tahun
Di atas sembilan puluh sembilan, tanda hubung biasanya hanya berlaku untuk dua digit terakhir:
- seratus dua puluh lima (biasanya tanpa tanda hubung antara “seratus” dan “dan”)
- tiga ratus enam puluh empat
Detail gaya (seperti apakah menulis “seratus lima” atau “seratus dan lima”) tergantung pada preferensi regional dan gaya, jadi periksa panduan gaya yang relevan, tetapi penggunaan tanda hubung pada angka majemuk diterima secara luas.
5.2 Pecahan sebagai kata
Pecahan yang ditulis dengan kata-kata biasanya dipisahkan dengan tanda hubung, terutama ketika berfungsi sebagai kata sifat:
- seperempat dari sampel
- mayoritas dua per tiga
- tiga per lima dari peserta
Namun, pecahan dapat dibiarkan [open] ketika fokusnya pada bagian-bagiannya sendiri daripada frasa majemuk, atau ketika kejelasan dan ritme lebih baik dengan kata-kata terpisah:
- Dia memberikan sepertiga pai kepada temannya dan sepertiga lagi kepada saudaranya.
Dalam konteks matematika atau teknis, bentuk numerik (1/3, 2/5) sering lebih disukai, tetapi ketika pecahan muncul dalam teks berjalan, penggunaan tanda hubung yang konsisten membantu pembaca mengenalinya dengan cepat.
6. Pengelompokan Digit dalam Angka Besar dan Desimal
Aspek penting lain dari pemformatan angka adalah bagaimana Anda mengelompokkan digit dalam angka besar dan desimal. Tujuan utamanya adalah membuat angka mudah dibaca sekilas dan menghindari kesalahan menghitung nol.
6.1 Koma atau spasi dalam angka besar
Dalam banyak konteks berbahasa Inggris, angka besar ditulis dengan koma memisahkan kelompok tiga digit dari kanan:
- 4,578
- 67,512
- 1,234,567
Dalam penulisan teknis dan ilmiah – terutama di mana konvensi internasional diikuti – spasi sering digunakan sebagai pengganti koma untuk memisahkan kelompok ini:
- 4 578
- 67 512
- 1 234 567
Menggunakan spasi membantu menghindari kebingungan dalam konteks di mana koma dapat digunakan sebagai pemisah desimal. Beberapa gaya menghilangkan baik koma maupun spasi pada angka empat digit (misalnya 4578), tetapi menambahkan pengelompokan untuk angka yang lebih besar. Kuncinya adalah mengikuti standar disiplin Anda dan konsisten sepanjang dokumen.
6.2 Pengelompokan digit setelah titik desimal
Logika pengelompokan yang sama dapat diterapkan pada digit setelah titik desimal, terutama dalam laporan teknis:
- 17.239 8
- 5.349 65
Di sini, spasi disisipkan setelah setiap tiga digit setelah desimal, untuk membantu keterbacaan. Jika hanya ada beberapa digit, pengelompokan biasanya tidak diterapkan (misalnya, 17.2398). Beberapa panduan gaya tidak menganjurkan pengelompokan pada bagian desimal sama sekali. Sekali lagi, periksa konvensi dan ikuti secara konsisten.
7. Masalah Umum Tambahan dengan Angka
Selain poin utama di atas, beberapa detail lain sering menimbulkan masalah dalam penulisan akademik.
7.1 Tanda apostrof dengan angka
Tanda apostrof tidak boleh digunakan untuk membentuk jamak dari angka atau kuantitas yang disingkat:
- Benar: three 7s in a row
- Salah: three 7’s in a row
- Benar: the 1990s saw rapid growth
- Salah: the 1990’s saw rapid growth
Tanda apostrof dengan angka digunakan untuk kepemilikan, yang relatif jarang dalam ekspresi numerik formal.
7.2 Rentang dan tanda hubung
Rentang angka dalam teks sering ditandai dengan tanda hubung atau en dash (tergantung gaya), tanpa spasi dalam sebagian besar gaya:
- halaman 35–47
- usia 18–25
- suhu 10–15 °C
Beberapa gaya lebih suka konstruksi “dari X sampai Y” daripada menggunakan tanda hubung. Hindari penggandaan (“dari 10–15 °C”) – pilih salah satu tanda hubung atau “dari…sampai,” tapi jangan keduanya.
7.3 Menuliskan angka vs. menggunakan angka
Keputusan tentang kapan menuliskan angka (satu, dua, tiga) dan kapan menggunakan angka (1, 2, 3) bervariasi menurut panduan gaya. Pola umum dalam prosa akademik adalah:
- tuliskan angka dari satu sampai sembilan dalam teks berjalan;
- gunakan angka untuk 10 ke atas, dan untuk apa pun yang melibatkan pengukuran, data, atau statistik (3 cm, 7 kg, 2,5%, 6 peserta).
Namun, banyak jurnal dan disiplin ilmu mengadopsi aturan berbeda, misalnya menggunakan angka untuk semua angka dalam penulisan ilmiah. Selalu ikuti pedoman yang relevan dan konsisten.
8. Akurasi, Konsistensi, dan Pemeriksaan Akhir
Pilihan dalam menyatakan angka secara efektif bisa sangat kompleks, terutama dalam dokumen yang menggabungkan narasi, matematika, tabel, dan gambar. Namun akurasi dan konsistensi sangat penting untuk komunikasi yang jelas dan analisis yang dapat diandalkan.
Sebelum mengirimkan karya Anda:
- tinjau panduan gaya jurnal atau universitas Anda untuk aturan tentang angka dan satuan;
- periksa bahwa tanda hubung, koma, dan spasi dalam angka besar digunakan secara sistematis;
- pastikan bahwa bentuk jamak kata angka dan satuan dibentuk dengan benar (tidak ada apostrof yang salah tempat, tidak ada “s” jamak pada singkatan);
- verifikasi bahwa pecahan, rentang, dan persentase mengikuti gaya tunggal yang konsisten.
Karena detail numerik mudah terlewatkan ketika Anda sudah tenggelam dalam isi penelitian Anda, proofread akhir yang fokus khusus pada angka bisa sangat berharga.
Banyak penulis juga mencari bantuan dari proofreader akademik profesional, yang familiar dengan konvensi angka di berbagai disiplin ilmu dan panduan gaya. Apakah Anda sedang menyiapkan tesis, artikel penelitian, atau laporan teknis, perhatian cermat terhadap bentuk jamak dan tanda baca angka akan membantu pembaca Anda fokus pada temuan Anda daripada terganggu oleh kesalahan format yang bisa dihindari.