Academic Writing for Non-Native English Speakers

Penulisan Akademik untuk Penutur Bahasa Inggris Non-Asli

Jan 21, 25Rene Tetzner

Ringkasan

Bahasa Inggris Akademik bersifat formal, tepat, dan objektif. Bagi peneliti non-native, keberhasilan datang dari menguasai bukan hanya tata bahasa, tetapi harapan retoris dalam keilmuan Bahasa Inggris—cara membangun argumen, melaporkan metode, dan menyatakan hasil dengan jelas.

Dasar kefasihan: baca luas di jurnal berkualitas tinggi; kumpulkan frasa berguna; pikirkan dan buat draf langsung dalam Bahasa Inggris (kalimat pendek, jelas). Revisi bertahap dan tulis secara teratur.

Umpan balik & penyuntingan: gunakan campuran pembaca—penutur asli untuk bahasa, rekan disiplin untuk kejelasan/akurasi, dan editor akademik profesional untuk kesiapan publikasi. Sunting sendiri secara sistematis (struktur → tata bahasa → gaya). Perhatikan artikel/preposisi, pengendalian waktu, kesesuaian, tanda baca, dan kata-kata yang ringkas.

Konsistensi & struktur: patuhi satu varian (UK/US) dan gaya jurnal. Ikuti IMRAD (Pendahuluan, Metode, Hasil, Diskusi, Kesimpulan) dengan bahasa yang sesuai bagian.

Etika & profesionalisme: hindari plagiarisme/pengiriman ganda; verifikasi jurnal (indeksasi, kebijakan) untuk menghindari outlet predator.

Kepercayaan diri & jebakan umum: bangun kebiasaan, bergabung dengan kelompok menulis, dan hindari over-translation, nominalisasi, hedging berlebihan, bertele-tele, dan penghubung yang berlebihan. Prioritaskan kejelasan untuk pembaca internasional; definisikan istilah; batasi akronim; pilih kata kerja kuat dan, bila sesuai, suara aktif.

Gunakan alat dengan bijak: pemeriksa tata bahasa dan pengelola referensi membantu, tapi tidak menggantikan penilaian. Ketekunan mengubah latihan menjadi penguasaan; editor profesional dapat mempercepat perjalanan.

📖 Full Length (Klik untuk tutup)

Penulisan Akademik untuk Penutur Non-Native Bahasa Inggris

Bahasa Inggris telah menjadi bahasa global komunikasi akademik. Dari fisika dan kedokteran hingga linguistik dan hukum, Bahasa Inggris mendominasi halaman jurnal paling dihormati di dunia. Bagi peneliti yang bahasa pertama mereka bukan Bahasa Inggris, dominasi ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Menguasai penulisan akademik dalam Bahasa Inggris membuka pintu untuk kolaborasi internasional, hibah, dan kemajuan karier. Namun proses menulis dengan jelas, persuasif, dan benar dalam bahasa asing bisa terasa menakutkan, terutama ketika standar publikasi yang tinggi terlibat.

Panduan komprehensif ini mengeksplorasi strategi dan praktik terbaik bagi penutur non-asli bahasa Inggris yang bertujuan untuk menerbitkan di jurnal akademik atau ilmiah. Ini mencakup pendekatan praktis untuk mengembangkan kefasihan bahasa, menyusun naskah, menghindari kesalahan umum, dan menyempurnakan suara akademik profesional. Baik Anda menulis artikel pertama atau merevisi artikel kesepuluh, prinsip-prinsip ini dapat membantu Anda mengkomunikasikan penelitian dengan percaya diri dan tepat.


1. Memahami Sifat Bahasa Inggris Akademik

Bahasa Inggris akademik bersifat formal, tepat, dan objektif. Ini sangat berbeda dari bahasa Inggris percakapan atau gaya informal media sosial. Tujuannya adalah melaporkan metode penelitian, menyajikan data, dan menginterpretasikan hasil dengan kejelasan dan logika. Setiap kalimat harus menjalankan fungsi tertentu: mendeskripsikan bukti, menghubungkan ide, atau menarik kesimpulan. Bahkan kesalahan tata bahasa atau kosakata kecil dapat mengaburkan makna, jadi ketepatan dan ketelitian sangat penting.

Bagi penutur asli, menulis akademik sudah bisa menjadi tantangan; bagi penutur non-asli, rintangannya mungkin terasa lebih tinggi. Namun menguasai bahasa Inggris akademik sepenuhnya dapat dicapai. Kuncinya terletak pada pemahaman tidak hanya tata bahasa tetapi juga harapan retoris dari karya ilmiah berbahasa Inggris — bagaimana argumen dibangun, bagaimana bukti disajikan, dan bagaimana nada serta struktur berkontribusi pada kredibilitas.


2. Membaca Secara Luas — Dasar Kefasihan

Cara paling efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis akademik adalah melalui membaca yang konsisten dan analitis. Bacalah secara luas dalam disiplin Anda, fokus pada artikel berkualitas tinggi, makalah tinjauan, dan monograf yang ditulis dalam bahasa Inggris akademik yang jelas. Amati bagaimana penulis profesional memperkenalkan topik, mendefinisikan istilah kunci, menjelaskan metodologi mereka, dan menyajikan kesimpulan. Tujuannya adalah menginternalisasi pola struktur dan frasa yang dapat Anda adaptasi dalam tulisan Anda sendiri.

  • Mulailah dengan model yang ditulis dengan baik: Pilih jurnal yang dikenal dengan standar editorial tinggi. Membaca makalah yang diedit dengan buruk dapat memperkuat kesalahan daripada memperbaikinya.
  • Catat: Simpan buku catatan atau file digital tempat Anda mencatat ungkapan berguna, frasa kerja, dan penghubung (misalnya, “This study demonstrates that…”, “The findings suggest a relationship between…”).
  • Baca di luar bidang Anda: Perluas wawasan Anda dengan membaca editorial, makalah kebijakan, atau laporan dalam bahasa Inggris. Meskipun kontennya tidak terkait, struktur kalimat dan ungkapan idiomatik akan memperkaya kesadaran bahasa Anda.

Seiring waktu, membaca membantu Anda mulai berpikir dalam bahasa Inggris. Pergeseran mental ini sangat penting karena mengurangi ketergantungan pada terjemahan langsung dari bahasa asli Anda, yang dapat menghasilkan frasa yang canggung atau tidak alami. Ketika pikiran Anda mulai terbentuk dalam bahasa Inggris, tulisan Anda akan menjadi lebih lancar, lebih logis, dan lebih idiomatis.


3. Menulis dalam Bahasa Inggris: Dari Draf ke Revisi

Banyak peneliti non-penutur asli pertama kali menulis makalah mereka dalam bahasa mereka sendiri dan kemudian menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris. Meskipun pendekatan ini bisa berhasil, sering kali menghasilkan struktur kalimat yang kaku dan terjemahan harfiah. Metode yang lebih efektif adalah membuat draf langsung dalam bahasa Inggris, meskipun versi pertama sederhana atau tidak sempurna. Draf kasar dalam bahasa Inggris memberikan dasar yang kuat untuk revisi dan mengurangi risiko kesalahpahaman yang kadang diperkenalkan oleh terjemahan.

Berikut beberapa teknik untuk mempermudah pembuatan draf:

  • Mulailah dengan kalimat pendek dan jelas. Lebih baik sederhana dan akurat daripada rumit dan membingungkan. Anda selalu bisa menambahkan variasi nanti.
  • Tulis secara teratur. Perlakukan menulis sebagai kebiasaan harian. Bahkan 15 menit sehari membantu menjaga kelancaran.
  • Gunakan template dengan bijak. Kalimat model dari artikel jurnal dapat memberikan struktur, tetapi hindari menyalinnya secara verbatim.

Setelah Anda memiliki draf lengkap, revisi menjadi alat paling berharga Anda. Mengedit memungkinkan Anda menyempurnakan argumen, menyesuaikan nada, dan memperbaiki kesalahan bahasa. Memeriksa dan menulis ulang bukanlah tanda kelemahan; itu adalah bagian penting dari proses setiap penulis profesional.


4. Cari Umpan Balik — dan Pilih Pembaca Secara Strategis

Berbagi tulisan Anda dengan orang lain dapat mempercepat kemajuan Anda. Berbagai jenis pembaca menawarkan manfaat yang berbeda:

  • Penutur asli bahasa Inggris dapat menunjukkan frasa yang tidak alami atau masalah tata bahasa, meskipun mereka mungkin tidak selalu memahami terminologi khusus bidang.
  • Rekan sejawat dalam disiplin Anda dapat memberikan umpan balik tentang kejelasan, struktur, dan akurasi ilmiah.
  • Editor dan proofreader profesional yang mengkhususkan diri dalam bahasa Inggris akademik dapat memoles naskah Anda hingga siap untuk publikasi.

Pilih peninjau dengan hati-hati. Kritik konstruktif jauh lebih berharga daripada dorongan yang samar. Jika memungkinkan, tukar draf dengan rekan yang juga menulis dalam bahasa Inggris — Anda dapat belajar banyak dari kesalahan dan keberhasilan satu sama lain.


5. Mengembangkan Keterampilan Mengedit dan Memeriksa

Mengedit diri sendiri adalah keterampilan yang harus dikembangkan oleh setiap penulis akademik. Setelah makalah Anda dibuat, luangkan waktu untuk membacanya dengan lambat dan kritis. Cetak salinan keras atau bacakan dengan suara keras; kedua teknik ini membantu Anda mendeteksi frasa yang canggung dan kesalahan tata bahasa. Perhatikan secara khusus transisi antar paragraf dan alur logis argumen Anda.

Masalah umum yang perlu diperiksa meliputi:

  • Artikel dan preposisi: Penggunaan bahasa Inggris sering berbeda dari bahasa lain (“on research,” bukan “in research”).
  • Waktu kata kerja: Gunakan waktu lampau untuk metode dan hasil; waktu sekarang untuk fakta yang sudah mapan atau relevansi yang sedang berlangsung.
  • Kesepakatan subjek-kata kerja: Pastikan kata kerja sesuai dengan subjek tunggal atau jamak, terutama kata benda kolektif seperti “data” atau “team.”
  • Pasangan kata yang membingungkan: “affect/effect,” “access/assess,” “less/fewer,” “experience/experiment,” “say/tell.”
  • Tanda baca dan kapitalisasi: Aturan tanda baca bahasa Inggris mungkin berbeda dari bahasa asli Anda. Hindari penggunaan koma berlebihan, dan gunakan apostrof dengan benar.
  • Penggunaan berlebihan kata sifat dan kata keterangan: Pilih kata benda dan kata kerja yang tepat daripada menumpuk modifier.

Saat mengedit, fokuslah pada satu masalah pada satu waktu — pertama struktur, kemudian tata bahasa, lalu gaya. Memecah revisi menjadi tahap-tahap membuatnya tidak terlalu membebani.


6. Konsistensi dalam Bahasa dan Gaya

Jurnal umumnya mengharuskan konsistensi dalam varian bahasa (Bahasa Inggris British atau Amerika) dan gaya sitasi. Berganti-ganti antara ejaan ("colour" vs. "color") atau konvensi tanda baca membingungkan pembaca dan mengganggu editor. Sebelum mengirimkan, putuskan varian mana yang akan Anda gunakan dan terapkan secara seragam di seluruh makalah Anda, termasuk referensi, gambar, dan keterangan.

Buat daftar periksa pribadi yang mencatat konvensi jurnal target Anda: preferensi ejaan, format tanggal, penyajian angka, dan pedoman sitasi. Perhatian terhadap detail kecil ini menunjukkan profesionalisme dan penghormatan terhadap standar editorial.


7. Menyusun Makalah Ilmiah dalam Bahasa Inggris

Memahami bagaimana makalah berbahasa Inggris disusun dapat membuat penulisan lebih mudah dan lebih dapat diprediksi. Organisasi standar untuk sebagian besar artikel ilmiah dan akademik adalah format IMRAD:

  • Pendahuluan – mendefinisikan masalah, menyatakan pertanyaan penelitian, dan merangkum studi sebelumnya.
  • Metode – menjelaskan bagaimana studi dilakukan sehingga dapat direplikasi.
  • Hasil – melaporkan temuan secara objektif, sering didukung oleh tabel dan gambar.
  • Diskusi – menginterpretasikan hasil, menyoroti implikasi, dan menempatkan temuan dalam konteks penelitian yang ada.
  • Kesimpulan – merangkum kontribusi dan mungkin menyarankan arah masa depan.

Setiap bagian memiliki konvensi linguistik dan gaya tersendiri. Misalnya, pendahuluan sering menggunakan kata kerja hati-hati seperti "menyarankan" atau "menunjukkan," sementara bagian hasil mengandalkan bahasa yang jelas dan faktual. Mempelajari pola-pola ini dapat secara signifikan meningkatkan kejelasan dan koherensi.


8. Pertimbangan Etis dan Profesional

Menulis yang kuat tidak hanya tentang tata bahasa; ini juga tentang integritas. Peneliti harus memahami tanggung jawab etis yang menyertai publikasi. Ini termasuk menghindari plagiarisme, mengakui semua kontributor, dan tidak pernah mengirimkan manuskrip yang sama ke beberapa jurnal secara bersamaan.

Jurnal predator yang mengklaim menawarkan “publikasi terjamin” tanpa tinjauan sejawat yang asli sangat berisiko. Outlet seperti itu merusak reputasi dan melemahkan kredibilitas karya ilmiah yang sah. Selalu verifikasi bahwa jurnal target Anda mengikuti standar editorial yang telah ditetapkan dan terindeks dalam basis data yang diakui seperti Scopus atau Web of Science.

Ingat: penulisan yang baik dan praktik etis berjalan beriringan. Ketepatan, kejujuran, dan transparansi adalah ciri komunikasi akademik profesional.


9. Bekerja dengan Editor Profesional

Bahkan peneliti berpengalaman sering mencari dukungan penyuntingan profesional, terutama saat menerbitkan dalam bahasa non-native. Editor akademik yang berkualifikasi dapat memberikan lebih dari sekadar koreksi tata bahasa. Mereka dapat memperjelas kalimat yang ambigu, memastikan konsistensi terminologi, dan membantu Anda mencapai nada formal yang diharapkan dalam penulisan ilmiah. Selain itu, mereka memverifikasi kepatuhan terhadap pedoman penerbit dan persyaratan format.

Saat memilih editor, carilah yang memiliki keahlian dalam bidang disiplin Anda. Misalnya, editor di Proof-Reading-Service.com mengkhususkan diri dalam dokumen akademik dan ilmiah di semua bidang utama, memberikan umpan balik yang disesuaikan dengan area riset Anda. Kolaborasi dengan profesional seperti itu dapat mengubah makalah yang baik menjadi sangat baik, memberikan peluang lebih tinggi untuk diterima.


10. Mengatasi Frustrasi dan Membangun Kepercayaan Diri

Menulis dalam bahasa Inggris terkadang akan terasa seperti mendaki bukit yang curam — tetapi setiap draf, revisi, dan penolakan adalah kemajuan. Ingatlah bahwa bahkan penutur asli pun kesulitan dengan prosa akademik. Terimalah kesalahan sebagai bagian dari kurva pembelajaran, bukan sebagai bukti kegagalan. Tetapkan tujuan yang realistis, rayakan perbaikan kecil, dan terus berlatih.

Berikut beberapa teknik membangun kepercayaan diri:

  • Catat kemajuan Anda: Simpan draf lama dan bandingkan dengan yang baru — Anda akan melihat seberapa jauh Anda telah berkembang.
  • Terlibatlah dalam komunitas akademik: Bergabunglah dengan kelompok menulis, hadiri lokakarya, atau ikut serta dalam forum daring untuk peneliti multibahasa.
  • Tulislah sering di luar proyek formal: Cobalah merangkum sebuah makalah yang telah Anda baca atau menulis komentar singkat untuk memperkuat kelancaran.

Kepercayaan diri dalam penulisan akademik bukanlah bawaan — itu tumbuh dengan setiap usaha, setiap suntingan, dan setiap pengiriman. Ketekunan dan latihan akhirnya mengubah keraguan menjadi kebiasaan.


11. Kesalahan Bahasa Umum untuk Penulis Non-Native

Untuk menyempurnakan kesadaran Anda lebih lanjut, waspadai jebakan-jebakan yang sering terjadi ini:

  • Terjemahan berlebihan: Frasa yang bekerja dengan sempurna dalam bahasa asli Anda mungkin terdengar tidak alami atau ambigu dalam bahasa Inggris.
  • Overload nominalisasi: Mengubah kata kerja menjadi kata benda ("the implementation of an investigation") dapat membuat kalimat berat. Utamakan kata kerja langsung ("we investigated").
  • Penggunaan kata penghalus berlebihan: Meskipun kehati-hatian dihargai dalam nada akademik, penggunaan berlebihan "might," "perhaps," atau "it seems" dapat melemahkan argumen.
  • Konektor berlebihan: Hindari menumpuk konjungsi ("because of the fact that," "in order to"). Kesederhanaan memperkuat kejelasan.
  • Kebanyakan kata: Usahakan singkat. Ganti "due to the fact that" dengan "because," dan "in the event that" dengan "if."

12. Menjaga Kejelasan dan Aksesibilitas Internasional

Jurnal berbahasa Inggris menjangkau pembaca di seluruh dunia, banyak di antaranya juga penutur non-native. Untuk berkomunikasi secara efektif lintas budaya, prioritaskan kejelasan. Hindari idiom, slang, atau ekspresi khusus wilayah yang mungkin membingungkan pembaca. Definisikan istilah teknis saat pertama kali digunakan, dan batasi singkatan pada yang standar di bidang Anda.

Jika memungkinkan, pilih kata kerja daripada frasa kata benda ("analyse" daripada "carry out an analysis"), dan utamakan kalimat aktif ketika tidak mengaburkan objektivitas. Kalimat harus mengalir secara logis dari satu ke yang lain, dengan setiap paragraf mengungkapkan satu ide jelas yang didukung oleh bukti.


13. Menggunakan Teknologi dengan Bijak

Alat modern dapat mendukung proses penulisan Anda, tetapi tidak boleh menggantikan pemahaman Anda tentang tata bahasa dan gaya bahasa Inggris. Perangkat lunak pemeriksa tata bahasa seperti Grammarly atau LanguageTool dapat mengidentifikasi kesalahan permukaan, tetapi mungkin salah menafsirkan frasa akademik khusus. Manajer referensi seperti Zotero atau Mendeley membantu menjaga konsistensi dalam sitasi. Alat terjemahan mesin berguna untuk pemahaman cepat tetapi jarang menghasilkan teks siap publikasi.

Gunakan alat-alat ini sebagai bantuan, bukan penopang. Selalu tinjau saran secara kritis dan pertahankan kendali penuh atas suara akademik Anda.


14. Kesimpulan: Mencapai Penguasaan melalui Ketekunan

Menjadi mahir dalam bahasa Inggris akademik bukanlah pencapaian tunggal tetapi perjalanan berkelanjutan. Setiap artikel yang Anda tulis meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri Anda. Setiap surat penolakan memberikan umpan balik yang menyempurnakan teknik Anda. Seiring waktu, pola kejelasan, ketepatan, dan persuasi akan menjadi kebiasaan.

Peneliti penutur non-native bahasa Inggris memberikan kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan global. Perspektif mereka yang beragam, wawasan multibahasa, dan dedikasi memperkuat komunitas akademik internasional. Dengan kesabaran, membaca yang disiplin, menulis yang penuh pertimbangan, dan kemauan untuk mencari bantuan saat diperlukan, setiap peneliti dapat menguasai seni komunikasi ilmiah dalam bahasa Inggris.

Untuk panduan terperinci, proofreading ahli, dan umpan balik personalisasi pada manuskrip Anda, kunjungi Proof-Reading-Service.com. Editor profesional kami membantu penutur non-native bahasa Inggris menghasilkan tulisan akademik yang jelas, tepat, dan siap publikasi yang memenuhi standar jurnal internasional terkemuka.



Artikel lainnya

Editing & Proofreading Services You Can Trust

At Proof-Reading-Service.com we provide high-quality academic and scientific editing through a team of native-English specialists with postgraduate degrees. We support researchers preparing manuscripts for publication across all disciplines and regularly assist authors with:

Our proofreaders ensure that manuscripts follow journal guidelines, resolve language and formatting issues, and present research clearly and professionally for successful submission.

Specialised Academic and Scientific Editing

We also provide tailored editing for specific academic fields, including:

If you are preparing a manuscript for publication, you may also find the book Guide to Journal Publication helpful. It is available on our Tips and Advice on Publishing Research in Journals website.